Meredam Bahaya Rumah Tusuk Sate (2)

Written by
HiomerahSeberapa besar bahaya lokasi tusuk sate yang digunakan untuk tempat tinggal, juga bisa dilihat dari arah hadap rumahnya.

Rumah tusuk sate yang menghadap ke timur, barat, barat laut, dan timur laut, paling besar tingkat bahayanya. Sedangkan rumah menghadap ke selatan, utara, barat daya, dan tenggara cenderung lebih kecil.

Meski begitu, besar atau kecil bahaya itu, menjadi langkah yang lebih baik dan bijak bila menghindarinya. Karena saking besarnya hawa buruk yang dibawa oleh jalan tusuk sate, tidak ada satu pun orang yang cocok atau bisa bertahan tinggal di lokasi ini.

Memang, ada sebagian ahli fengshui yang mengatakan bahwa orang yang memiliki unsur diri lengkap (5 unsur; air, api, tanah, logam, kayu) pada 4 pilar atau bazi, dapat aman menempati lahan/bangunan tusuk sate. Namun, sampai  saat ini belum ada data yang memperkuat statement itu.

Konsultan Fengshui Haryanto Djajanegara.

“Maka alangkah bijaknya jika kita menghindari sesuatu yang berbahaya itu. Jangan sekali-kali mencoba mengadu dengan kekuatan alam yang tidak bisa diperkirakan seberapa besarnya,” kata Haryanto Djajanegara, konsultan fengshui di Surabaya.

Khusus bagi orang-orang tua menjadi harga mati untuk tidak menempati lahan atau bangunan tusuk sate. Nekad tinggal di lokasi ini, sama saja memperbesar resiko untuk menderita penyakit, bahkan bisa meninggal dunia lebih cepat.

Energinya yang kuat, keras, menekan, menusuk, dan mematikan, juga membuat mereka yang tengah mengidap penyakit berat menjadi semakin parah.

Bila lokasi tusuk sate terpaksa harus ditempati, sebagai komprominya untuk menghindarkan tempat tidur, kompor (dapur), dan altar sembahyang dari tusukan shar chi. Atau dengan memanfaatkannya sebagai perkantoran yang dijalankan orang-orang muda.

Untuk kaum muda lokasi tusuk sate bisa digunakan sebagai kantor, karena justru bisa memancing semangat kerja dan omzet penjualan.

Untuk kaum muda yang masih  menyukai tantangan, lokasi tusuk sate yang digunakan sebagai kantor, justru bisa memancing semangat kerja dan omzet penjualan. Namun, menurut Haryanto, waktu huninya hanya untuk setengah hari saja.

“Selanjutnya, jika setelah menempati tempat tersebut terus mengalami banyak masalah, meski sudah dilakukan antisipasi, sebaiknya segera pindah tempat sebelum masalahnya menjadi semakin berat,” jelas Haryanto. HK (Bersambung)

 

1 2

Article Tags:
Article Categories:
Fengshui

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares