Digelar di Tuban, PSMTI Jawa Timur Selenggarakan Musprov IV Secara Offline dan Online

Written by
HiomerahPaguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Jawa Timur akan menyelenggarakan Musyawarah Provinsi (Musprov) IV di Hotel Fave, Kota Tuban, Sabtu (28/11/2020). Menariknya, Musprov dilakukan secara offline dan online mengingat situasi yang masih dalam masa pandemi Covid – 19.

“Musprov kali ini terasa istimewa karena dalam suasana pandemi, karena itu untuk pertama kali kami menyelenggarakannya secara offline dan online, dan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” kata Ketua Panitia Pelaksana Musprov IV PSMTI Jatim, Iryanto Susilo, dalam keterangannya di Surabaya, Kamis (26/11).

Iryanto menjelaskan, protokol kesehatan diberlakukan kepada peserta yang hadir di lokasi acara, dari menjaga jarak sampai keharusan memakai masker. Sementara bagi para peserta yang tidak hadir di lokasi acara, panitia menyediakan sarana media sosial agar bisa mengikuti seluruh agenda Musprov.

“Kami menyediakan sarana media sosial yang memungkinkan, baik lewat aplikasi zoom maupun youtube channel. Jadi kemeriahan Musprov tidak akan terkurangi,” ujar Iryanto.

Ketua Panitia Pelaksana Musprov IV PSMTI Jatim Iryanto Susilo.

Ketua Panpel Musprov IV PSMTI Jatim Iryanto Susilo.

Musprov IV PSMTI Jatim diikuti oleh para pemilik hak suara dari 18 cabang (tingkat kabupaten/kota) se-Jatim dan para para pengurus PSMTI Jatim. Ketua PSMTI Pusat, David Hermanjaya, dijadwalkan akan membuka Musprov. Bupati/Wakil Bupati Tuban menurut rencana juga akan memberikan sambutan.

Musprov IV PSMTI Jatim membawa tema ‘kebersamaan menuju perubahan’. Kebersamaan yang menitikberatkan pada keguyuban dan semangat melakukan perubahan dari organisasi tradisional menuju modern.

“Kebersamaan lebih menitikberatkan pada keguyuban, sedangkan perubahan  mengarah pada PSMTI  menjadi organisasi efektif yang berkiprah dalam ke-Indonesiaan,” jelas Iryanto.

Menurut Iryanto, Musprov merupakan forum pengambil keputusan tertinggi dalam organisasi PSMTI Jatim. Musprov adalah sarana yang demokratis untuk melanjutkan kepemimpinan dan berinovasi ke dalam organisasi sesuai dengan perkembangan jaman. Meski begitu, bukan berarti meninggalkan keguyuban dan kerja sama antar individu di dalamnya karena justru itulah substansi sebuah paguyuban.

“Harapannya, ke depan PSMTI Jatim bisa melanjutkan estafet kepemimpinan dengan tetap menjalankan program-program agar menjadi organisasi yang masuk dalam arus besar ke-Indonesiaan di segala bidang,” jelas Iryanto.

Seperti dikatakan Iryanto, estafet kepemimpinan memang menjadi agenda utama Musprov IV PSMTI Jatim. Kepengurusan PSMTI Jatim yang sekarang dipimpin oleh Karno Harto Limanjaya akan diserahkan kepada ketua baru terpilih.

Sama halnya dengan penyelenggaraan Musprov yang dilakukan secara offline dan online, demikian pula pemilihan ketua. Bila harus dilakukan voting, maka voting dilakukan secara langsung oleh pemilik hak suara yang hadir di lokasi dan online untuk pemilik hak suara yang mengikuti Musprov secara online.

“Voting dilakukan secara tertulis dan tertutup bagi peserta offline. Demikian pula dengan peserta online, kami punya teknik pengambilan suara zoom voting yang memungkinkan untuk itu,” pungkas Iryanto. HK

 

 

 

1 2

Article Tags:
Article Categories:
Kabar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares